Rabu, 16 Mei 2018

PEMBESARAN IKAN GURAME

Tidak ada komentar     
categories: 

PEMBESARAN IKAN GURAME


Ikan Gurami (Osphronemus goramy) adalah sejenis ikan air tawar yang populer dan disukai sebagai ikan konsumsi di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Di samping itu, di negara-negara lainnya gurami juga sering dipelihara dalam akuarium.

Ikan gurame adalah salah satu jenis ikan air tawar yang sangat populer dan memiliki banyak penggemar. Oleh karena itu nilai ekonomis ikan gurame juga sangat tinggi. Ikan ini sudah banyak dikenal oleh masyarakat. Keunggulan ikan gurame antara lain mudah dipelihara, dapat berkembang biak secara alami, dapat hidup di air tenang, serta harganya relatif mahal.


Ikan ini memiliki organ pernapasan tambahan sehingga bisa mengambil oksigen dari luar air tetapi sangat peka terhadap terhadap suhu rendah sehingga budidaya ikan gurami akan lebih produktif jika dilakukan di dataran rendah.

Orang Jawa mengenal ikan gurame dan menyebutnya dengan istilah grameh atau brami, sementara itu orang Sumatra dan Kalimantan menyebut ikan yang satu ini dengan nama kalui, sialui, kalua, kalau, dan kalwe.

Kontruksi wadah yang biasa digunakan yaitu, wadah yang digunakan untuk budidaya yaitu kolam tanah dengan pematang beton dengan ukuran 300m dan ketinggian air kurang lebih 1 meter. Lokasi budidaya biasanya terletak dengan dekat dengan sumber air atau sungaiBenih diambil dari Tasik, Tidak bersertifikat, hanya saja petani harusjeli memilih kualitas yang bagus, Benih berukuran kira-kira 3-4 cm dengan harga 1000 per ekor.
Padat penebaran ikan gurame 1m = 25 ekor ikan dengan ketinggian air 1 meter, Pemberian pakan dilakukan 3 kali pada pagi,siang dan sore. Jumlah sekali pakan 1 kg dengan cara ditebar Pakan menggunakan Hi-Pro-fit 781 adapun pakan alami berupa daun sente.
Pengendalian hama dengan cara memasang kawat di sekeliling kolam yang di aliri listrik. Agar tidak ada linsang atau ular. Jika ikan kecil terkena penyakit akan dibuang jika ikan besar akan di pisahkan
Untuk pengelolaan air dilakukan secara terus menerus , karena  air selalu mengalir dari sungai. yang penting airnya bersih. Pemantauan setiap hari
Pemanenan dilakukan 7 bulan sekali. Ikan yang sudah dipanen, akan dijual ke pengepul. Pengepul akan datang sendiri ke tempat. Keuntungan yang di dapat 70%

Sekian dan terima kasih ...








Lokasi: Pekalongan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar